Penyebab Alergi Susu Sapi yang Terjadi Pada Semua Usia

Sesuatu yang seharusnya tidak berbahaya bagi tubuh berbalik menyerang Anda. Hal itulah yang dinamakan alergi. Fenomena alergi susu sapi seringkali terjadi pada bayi, anak, anak bahkan orang dewasa. Padahal banyak sekali kandungan gizi yang terdapat di dalamnya. Namun, alergi tidak terjadi begitu saja. Setiap sistem kekebalan tubuh seseorang memang tidaklah sama. Ada yang memiliki antibodi yang sangat kuat, sehingga penyakit tidak mampu menyerangnya. Berbeda jika seseorang itu mempunyai sistem imun yang sangat lemah, penyakit akan mudah menyerang.

Tubuh memang memiliki reaksi yang berbeda pada setiap asupan nutrisi yang masuk. Anda dapat melihat tanda-tandanya dengan cermat. Apakah hal tersebut terjadi pada Anda dan keluarga. Biasanya gejala tersebut akan tampak pada kulit yang tiba-tiba saja memar kemerahan, gatal-gatal, dan eksim. Mual dan muntah. Kemudian sesak nafas juga merupakan hal paling parah yang terjadi pada penderitanya. Apalagi jika seseorang memiliki riwayat asma, akan memperburuk situasinya.

Berikut ini ada beberapa hal yang menjadi penyebab alergi akibat minum susu sapi. Baik itu pada bayi, anak-anak, remaja, dewasa, dan juga lansia:

  1. Sistem kekebalan tubuh yang menolak protein pada susu, sehingga menyebabkan reaksi yang dapat membahayakan penggunanya.
  2. Susu yang dikonsumsi terpapar oleh bakteri yang ada di udara yang masuk ke dalam minuman yang dibuat.
  3. Faktor keturunan juga menjadi pemicu seseorang mengalami alergi ketika meminum susu sapi.
  4. Bubuk susu terkontaminasi oleh bakteri yang tidak sengaja masuk ke dalam kemasan.
  5. Kurang menjaga kebersihan lingkungan rumah. Hal itu membuat hewan tungau dapat berkembang biak dan masuk ke dalam susu sehingga menimbulkan ruam pada kulit.

Alergi memang sebuah kondisi yang sangat aneh jika dipikirkan. Memang pada dasarnya sesuatu yang baik itu belum tentu benar. Hal tersebut bisa disiasati dengan berbagai cara. Anda yang tidak bisa meminum susu sapi dapat menggantinya dengan susu kedelai. Nilai gizi yang didapatkan juga sama bermanfaat bagi tubuh. Rutin mengkonsumsi susu memang sangat diperlukan oleh tubuh pada saat masa pertumbuhan seseorang. Namun, akibat sistem imun yang tidak dapat melawan reaksi tersebut anda harus pintar-pintar memutar otak. Cari makanan lain yang memiliki nilai gizi yang sama.

Orang yang sudah dewasa juga rentan terhadap alergi susu. Apalagi yang menyukainya, terpaksa harus berhenti karena Anda merasakan sesak dan ruam kulit. Namun, jangan bersedih dulu. Anda memang harus berhenti dulu minum susu dan mencari tahu apa penyebabnya. Hal itu bisa dengan berkonsultasi dengan dokter. Jika kondisi semakin parah memar di kulit tidak sembuh-sembuh, kemudian perut kembung, mual disertai muntah. Apalagi sampai susah mencari nafas. Anda memang harus pergi ke dokter agar mendapatkan penanganan lebih lanjut. Alergi anda pun segera diatasi dengan pengobatan yang benar dari para ahlinya langsung.

Sungguh disayangkan memang saat mengalami alergi susu sapi. Bayi-bayi yang seharusnya mendapatkan asupan nutrisi tambahan dari susu jadi membuatnya berbahaya. Apalagi ada bayi yang alergi karena meminum ASI, karena ibunya meminum susu formula. Tindakan untuk tidak mengkonsumsinya lagi memang baik. Namun, Anda jangan sampai berhenti untuk mencari nutrisi lain yang sama bagusnya untuk masa pertumbuhan anak. Alergi juga tidak akan menghampiri Anda jika lingkungan tempat tinggal dan intensitas udaranya bersih. Rajin membersihkan barang-barang yang ada disekitar Anda dapat juga menghindari bakteri, virus, dan tungau, dan juga debu.